Fitur yang menonjol dari Debian adalah APT
sistem pengaturan paket, repositori dengan jumlah paket yang banyak,
kebijakan paket yang ketat, dan kualitas rilis yang terjaga. Praktik ini
memungkinkan pemutakhiran yang sederhana antar rilis, begitupun untuk
penghapusan paket.
Standar instalasi Debian menggunakan GNOME desktop environment. Termasuk di dalamnya program OpenOffice.org, Iceweasel, Evolution, program penulisan CD/DVD, player musik dan video, penyunting, PDF viewer. Selain itu terdapat juga CD dengan program KDE, Xfce dan LXDE.
CD sisanya, yang terbagi dalam 5 DVD atau 30 CD, memuat paket yang
tersedia dan tidak dibutuhkan untuk instalasi standar. Metode instalasi
lainnya adalah menggunakan CD net install yang ukurannya lebih kecil
daripada CD/DVD instalasi normal. Di dalamnya memuat paket minimum untuk
memulai instalasi dan mengunduh paket yang dipilih saat instalasi
menggunakan APT. CD/DVD tersebut dapat dengan bebas diunduh melalui web, BitTorrent, jigdo, atau membelinya dari penjual.
Pengertian
Debian (/iconˈdɛbiən/) adalah sistem operasi
komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis
sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Debian GNU/Linux memuat perkakas sistem operasi GNU dan kernel Linux
merupakan distribusi Linux yang popmuler dan berpengaruh. Debian
didistribusikan dengan akses ke repositori dengan ribuan paket perangkat
lunak yang siap untuk instalasi dan digunakan.
Sistem operasi Debian merupakan gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU,
dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga populer dengan nama
Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang menggunakan kernel Linux
merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan kestabilannya.
Dengan memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu, Xubuntu,
Knoppix, Mint, dan sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang
paling banyak digunakan di dunia.
Maksud dan Tujuan
Menghindari error saat penggunaan dan penginstalan aplikasi serta paket-paket debian.
Alat dan Bahan
- PC dengan Sistem operasi debian
- Repository Debian
- Koneksi internet
Jangka waktu pengerjaan
Waktu yang saya butuhkan kurang lebih 15 menit
Tahapan Pelaksanaan
1. Pertama gunakan perintah ssh hostname@<IP Server> untuk meremote server. Kemudian jika sudah berhasil meremote server masuklah sebagai superuser.
nano /etc/apt/sources.list
3. Karna saya menggunakan repository dari kambing ui maka tambahkan
perintah dibawah pada baris paling bawah. Jika sudah selesai tekan ctrl+X Y dan enter.
4. Jika sudah menambahkan repository kita harus mengkonfigurasi network interfacesnya dengan mengetikan perintah dibawah.
nano /etc/network/interfaces/
5. Maka akan muncul tampilan seperti ini kemudian tambahkan IP address untuk Debian. Kemudian tekan ctrl+X Y
6. Kemudian ketikan perintah di bawah untuk merestart network interfacenya.
servive networking restart
7. Selanjutnya konfigurasi dpkg localesnya supaya saat menginstall aplikasi berbayar atau enterprise kita dapat di kenali lokasi kita.
dpkg-reconfigure locales
8. Lalu akan muncul tampilan seperti ini. Pilih en_US. UTF-8 UTF-8 dan id_ID.UTF-8 UTF-8. Kemudian tab OK
Kita telah berhasil mengkonfigurasi Network interfaces, dpkg locales dan repository pada debian.
Referensi
- https://id.wikipedia.org/wiki/Debian
- Buku Debian blc telkom










