085-736-327-431

jl.raya Semarang-Tuban Ds.Sukolilo

Get Update on our recent Gadgets & Tabs

Jumat, 21 Oktober 2016

hal hal yang di lakukan setelah istalasi debian server

Latar Belakang

Fitur yang menonjol dari Debian adalah APT sistem pengaturan paket, repositori dengan jumlah paket yang banyak, kebijakan paket yang ketat, dan kualitas rilis yang terjaga. Praktik ini memungkinkan pemutakhiran yang sederhana antar rilis, begitupun untuk penghapusan paket.
Standar instalasi Debian menggunakan GNOME desktop environment. Termasuk di dalamnya program OpenOffice.org, Iceweasel, Evolution, program penulisan CD/DVD, player musik dan video, penyunting, PDF viewer. Selain itu terdapat juga CD dengan program KDE, Xfce dan LXDE.
CD sisanya, yang terbagi dalam 5 DVD atau 30 CD, memuat paket yang tersedia dan tidak dibutuhkan untuk instalasi standar. Metode instalasi lainnya adalah menggunakan CD net install yang ukurannya lebih kecil daripada CD/DVD instalasi normal. Di dalamnya memuat paket minimum untuk memulai instalasi dan mengunduh paket yang dipilih saat instalasi menggunakan APT. CD/DVD tersebut dapat dengan bebas diunduh melalui web, BitTorrent, jigdo, atau membelinya dari penjual.

Pengertian
Debian (/iconˈdɛbiən/) adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Debian GNU/Linux memuat perkakas sistem operasi GNU dan kernel Linux merupakan distribusi Linux yang popmuler dan berpengaruh. Debian didistribusikan dengan akses ke repositori dengan ribuan paket perangkat lunak yang siap untuk instalasi dan digunakan.
Sistem operasi Debian merupakan gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang menggunakan kernel Linux merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan kestabilannya. Dengan memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu, Xubuntu, Knoppix, Mint, dan sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang paling banyak digunakan di dunia.

Maksud dan Tujuan
Menghindari error saat penggunaan dan penginstalan aplikasi serta paket-paket debian.

Alat dan Bahan
  • PC dengan Sistem operasi debian
  • Repository Debian
  • Koneksi internet

Jangka waktu pengerjaan
Waktu yang saya butuhkan kurang lebih 15 menit

Tahapan Pelaksanaan
1. Pertama gunakan perintah ssh hostname@<IP Server> untuk meremote server. Kemudian jika sudah berhasil meremote server masuklah sebagai superuser.

2. Selanjutnya kita tambahkan repository debian dengan mengetikan perintah
nano /etc/apt/sources.list

3. Karna saya menggunakan repository dari kambing ui maka tambahkan perintah dibawah pada baris paling bawah. Jika sudah selesai tekan ctrl+X Y dan enter.


4. Jika sudah menambahkan repository kita harus mengkonfigurasi network interfacesnya dengan mengetikan perintah dibawah.
nano /etc/network/interfaces/


5. Maka akan muncul tampilan seperti ini kemudian tambahkan IP address untuk Debian.  Kemudian tekan ctrl+X Y
6. Kemudian ketikan perintah di bawah untuk merestart network interfacenya.
servive networking restart

7. Selanjutnya konfigurasi dpkg localesnya supaya saat menginstall aplikasi berbayar atau enterprise kita dapat di kenali lokasi kita.
dpkg-reconfigure locales


8. Lalu akan muncul tampilan seperti ini. Pilih en_US. UTF-8 UTF-8 dan id_ID.UTF-8 UTF-8. Kemudian tab OK


Hasil dan Kesimpulan
Kita telah berhasil mengkonfigurasi Network interfaces, dpkg locales dan repository pada debian.

Referensi
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Debian
  • Buku Debian blc telkom

pengenalan cms


pengenalan CMS 

Assallamualaikum Wr Wb
Hay hay sobat semua jumpa lagi dengan saya Dandi Pradana, yak disini saya akan berbagi tenttang ilmu yang dimana menjelaskan apa itu CMS, mungkin bagi kita masih asing ya heheh ok langsung saja Cekidot!!!!!!
CMS (Content Management System) adalah perangkat lunak yang digunakan utuk menambahkan atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs web. Pada umumnya sebuah CMS (Content MAnagement System) terdiri dari dua elemen yaitu :
  • Aplikasi Manajemen Isi (Content Management Application, CMA)
  • Aplikasi Pengiriman Isi (Content Delivery Application (CDA)
Elemen CMA digunakan untuk mengelola konten yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenal HTML untuk mengelola  pembuatan, pengubahan, dan penghapusan isi dari suatu situs web tanpa perlu memiliki situs web untuk memperbaharui situs web terserbut. Kemampuan atau fitur dari sebauh sistem CMS berbeda beda, meskipun demikian kebanyakan dari perangkat lunak ini memiliki fitur publikasi berbasis web, manajemen format, kontrol revisi, pembuatan indeks, pencarian, dan pengarsipan.
CMS merupakan situs web yang menerapkan sistem ini berorientasi terhadap konten. Sudah bukan merupakan kendala yang berarti bagi manajemen atau humas suatu perusahaan, institusi, atau organisasi untuk memperbaharui situs  webnya. Dengan hak akses  dan otoritas masing masing, setiap bagian dari perusahaan, institusi, organisasi dapat memberikan kontribusinya kedalam website tanpa Prosedur yang sulit
Pada umumnya sebuah CMS memiliki 2 bagian kategori, yaitu bagian Front-end dan Back-end. Kecanggihan dan fitur masing-masing CMS bergantung pada CMS yang digunakan. Penggunaan sistem hirarki pengguna yang diterapkan CMS dalam hak aksesnya pun sangat bervariasi sesuai CMS masing-masing. Mulai dari level akses user anggota yang hanya dapat mengirimkan data tertentu berupa komentar, kemudian editor yang dapat mengirimkan suatu artiikel atau berita (Untuk CMS yang menyediakan fasilitas ini), hingga level administrator yang dapat melakukan semua fitur yang ada.
Keberadaan aplikasi gratisan di internet dan juga komunitas sumber terbuka yang semakin menjamur ikut memberikan andil yang signifikan untuk menjadikakn teknolodi CMS menjadi murah dari segi harga, akan tetapi dengan fitur-fitur yang semakin lengkap dan canggih. Dari segi biaya implementasi pembuatan CMS sangatlah murah apalagi jika dibangingkan dengan fitur-fitur dan kemudahan yang ditawarkan. Hal inilah yang akhirnya ikut mempopulerkan CMS dan akhirnya menggantikan semua website konvensional yang ada.
Salah satu perangkat lunak Content Management System yang dikenal luas yaitu MediaWiki, perangkat lunak yang dipakai di Wikipedia dan proyek-proyek sejenis. 
Keuntungan Menggunakan CMS
  • Konsistensi design website dapat diijaga.
  • Content yang dikehendaki dapat dipublikasikan tanpa pengeditan oleh orang lain.
  • Menghemat biaya untuk memperkerjakan web spesialis.
  • Notifikasi otomatis kepada pemilik website jika ada content yang sudah kadaluarsa.
  •  Memungkinkan kerjasama yang baik antar pengelola suatu website.
  • Mengurangi kompleksitas dalam pengelolaan informasi ke website.
Fasilitas Dasar CMS
  • Content Authoring, Editing and Management
  • Workflow. Collaboration , and Security
  • Publishing
  • Standards Support
  • Technical Spesification
Wah itu tadi adalah macam macam CMS sekarang bagi kalian yang sebelumnya belom tau apa itu CMS sekarang sudah tau kan, Ok Mungkin itu yang yadap saya bagi , kurang dan lebih nya saya mohon maaf ,
Wassallamu'alaikum Wr Wb 
Hey, 'please follow my blog at this link. You' - https://rozak774.blogspot.com
Join Our Newsletter