085-736-327-431

jl.raya Semarang-Tuban Ds.Sukolilo

Get Update on our recent Gadgets & Tabs

Kamis, 01 Desember 2016

Konfigurasi static routting dengan 2 MiktoTIk

Assalamualaikum wr.wb

nah teman kali ini saya akan berbagi sedikit tentang apa yang saya lakukan nah maka dari itu mari lagsung saja kita ke topik pembahasan
let's Chek it out

Pengertian

Routing statis adalah bentuk routing yang yang terjadi ketika router menggunakan routing yang manual-dikonfigurasi, bukan informasi dari lalu lintas routing dinamis. Dalam banyak kasus, rute statis secara manual dikonfigurasi oleh administrator jaringan dengan menambahkan entri ke dalam tabel routing , meskipun ini mungkin tidak selalu menjadi kasus. Tidak seperti routing dinamis , rute statis tetap dan tidak berubah jika jaringan berubah atau ulang. Routing statis dan routing dinamis tidak saling eksklusif. Kedua routing dinamis dan routing statis biasanya digunakan pada router untuk memaksimalkan efisiensi routing yang dan untuk memberikan backup dalam hal informasi routing dinamis gagal untuk ditukar. Routing statis juga dapat digunakan dalam jaringan stub , atau untuk memberikan gateway terakhir


Latar Belakang

Saya memilih routing  statik  dalam  sebuah  jaringan  lokal  yang kecil ini  karena bukanlah suatu masalah jika  hanya memasukkan beberapa  entri  yang  perlu  diisikan  pada  forwarding table di setiap router dan sebagai bahan praktek pembelajaran.
Maksud dan Tujuan

Routing static lebih mudah dioperasikan pada jaringan lokal yang kecil karena kita hanya memasukkan beberapa entri yang perlu diisikan pada forwarding tabel disetiap router dan ini juga sebagai bahan praktek pembelajaran.
 
Alat dan Bahan
- 2 buah MikroTIK
- 4 buah Kabel Straight
- 2 buah Laptop client
- apl winbox

Jangka waktu pelaksanaan

 jangka waktu pelaksanaa nya saya melakukan nya dengan pemahaman dan pengulangan nya selama 2-3 jam untuk pemahaman dan pengulangan pembelajarnya

Langlah kerja
1. pertama adalah masuklah pada interfaces pada mikrotik dan ubah nama identitas setiap Ethernet agar tidak mengalami kesalahan ketika konfigurasi. Pada contoh topologi diatas saya memberikan menandai Ether 1 ke laptop client sedangkan Ether 2 ke Router B.


2.  Masuk ke Menu IP > Address List > [+] untuk memberikan alamat Address disetiap Ether-nya (contoh pada topologi).
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgW3-tTGmSD9u575R6f0WiRP8mKLCGsczzQiiWfyuHPpPodJRxN-MkfPnReroW22mkXhf21Q5-vseDNmgRukMq7j2_nj71ePf9OQcpF8wplnQ1KRWo_OIwJADnK1bkBeoBiNZEGv1knvTGX/s1600/Screenshot+from+2016-12-01+21-00-20.png

Agar antara PC client router A dan client router B dapat saling berkomunikasi, maka anda harus menambahkan routing static pada masing-masing router sebagai penghubung keduanya. Berikut untuk Router A
 3. Masuk ke Menu IP > Routes > [+], kemudian isikan.

    Dst. Address 0.0.0.0/0    Gateway 192.168.2.2
 4. Masukkan network untuk jalur ke client router B

     Dst. Address 192.168.3.0/24                      =====> network dari client router B
5. Pastikan konfigurasi yang telah anda masukkan tadi "reachable ether 2" (seperti pada gambar).

Jika konfigurasi pada Router A telah anda lakukan, kemudian settinglah pada router B.

 
ROUTER B

1. Langkah pertama sama seperti ketika menyetting router A, yaitu menandai (memberi identitas) setiap ether yang terhubung dengan kabel.
 2. Isikan IP Addressnya sesuai topologi anda.

     Berikut proses membuat routing static pada Router B
  3. Masukkan IP Address dari Client router A (sesuai topologi). 

     Dst. Address 192.168.1.1       Gateway 192.168.2.1
4. Kemudian untuk Dst. Address ini silahka  pilih default saja sesuai dengan router A yang sudah anda
    setting    Dst. Address 0.0.0.0/0       Gateway 192.168.2.1
5. Jika dalam memberikan IP Routes sukses maka akan "reachable",
    namun jika gagal akan "unreachable". 
Hasil dan kesimpulan
  hasilnya adalah konfigurasi ini dapat dengan benar dan senua pengecekan nya berjalan dengan baik 
  kesimpulan adalah pada waktu kita konfigurasi kita perlu teliti dan perlu untuk mengulang sampai       faham dan berhasil

Referensi
https://en.wikipedia.org/wiki/Static_routing
https://mikrotikindo.blogspot.co.id/2013/05/contoh-seting-routing-statik-pada.html


  terimakasih telah berkunjung selamat mencoba semoga berhasil
Hey, 'please follow my blog at this link. You' - https://rozak774.blogspot.com
Join Our Newsletter